Kapolres OKU Selatan Pimpin Sosialisasi Karhutla di Desa Sidodadi, Ajak Masyarakat Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

oleh -500 Dilihat
banner 970x250

OKU SELATAN, BERITANUSANTARA.NEWS – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polres OKU Selatan menggelar kegiatan Sosialisasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Desa Sidodadi, Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, Selasa (04/08/2026).
.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana, S.H., S.I.K., M.H., dan dihadiri Kabag Ops AKP Ansyori, S.H., Kasat Intelkam AKP M. Soleh, S.E., Kasat Lantas AKP Hendri Rozin, S.P., M.Si., Kasihumas AKP Amir Hamzah, S.H., Kasat Binmas IPTU Jaridin, Kapolsek Buay Pemaca IPDA Redi Saputra, S.H., Kanit Pidsus IPDA Dr. Victor, S.H., M.H., Camat Buay Pemaca Sainal Sagiman, Kepala Desa Sidodadi Rudianto, perangkat desa, serta masyarakat setempat.
.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Sidodadi Rudianto menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres OKU Selatan yang telah memilih Desa Sidodadi sebagai lokasi pelaksanaan sosialisasi. Ia berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
.
Senada dengan itu, Camat Buay Pemaca Sainal Sagiman mengapresiasi kepedulian Polres OKU Selatan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, sosialisasi tersebut menjadi langkah penting untuk menambah wawasan masyarakat mengenai penyebab, dampak, serta upaya pencegahan Karhutla.
.
Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana menegaskan bahwa Polres bersama seluruh Polsek jajaran memiliki peran sebagai ujung tombak dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, termasuk terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
.
Kapolres menjelaskan, berdasarkan analisis BMKG, beberapa bulan ke depan diperkirakan akan memasuki musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya Karhutla. Ia menerangkan bahwa kebakaran hutan dan lahan dapat disebabkan oleh faktor alam seperti cuaca panas dan kemarau berkepanjangan, maupun faktor manusia akibat kesengajaan atau kelalaian.
.
“Melalui sosialisasi ini kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak membuka lahan menggunakan cara dibakar. Pencegahan Karhutla harus dilakukan melalui langkah preemtif, preventif, dan represif,” tegas Kapolres.
.
Sementara itu, Kabag Ops Polres OKU Selatan AKP Ansyori mengimbau pemerintah desa agar membentuk Masyarakat Peduli Api (MPA) sebagai mitra kepolisian dalam upaya pencegahan Karhutla. Ia juga mengajak masyarakat menerapkan cara membuka lahan yang aman tanpa pembakaran.
.
Kapolsek Buay Pemaca IPDA Redi Saputra menyampaikan bahwa sebagian besar masyarakat Desa Sidodadi berprofesi sebagai petani dan selama ini umumnya membersihkan lahan secara manual. Menurutnya, Polsek Buay Pemaca secara rutin melaksanakan berbagai langkah pencegahan melalui pemasangan spanduk, penyebaran maklumat larangan membakar hutan dan lahan, serta sosialisasi langsung oleh Bhabinkamtibmas.
.
Kasat Binmas Polres OKU Selatan IPTU Jaridin menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan para Bhabinkamtibmas untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa Karhutla merupakan persoalan nasional sehingga memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, khususnya para petani agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
.
Pada kesempatan tersebut, Kanit Pidsus Polres OKU Selatan IPDA Dr. Victor, S.H., M.H., menjelaskan aspek hukum terkait larangan pembakaran hutan dan lahan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Ia mengingatkan bahwa pelaku pembakaran hutan dan lahan dapat dikenakan sanksi pidana penjara hingga 15 tahun serta denda maksimal Rp5 miliar.
.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dan mendapat sambutan positif dari masyarakat yang hadir. Diharapkan melalui kegiatan ini kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga dapat bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama menjelang musim kemarau.
.
Kegiatan Sosialisasi Kebakaran Hutan dan Lahan berakhir sekitar pukul 11.45 WIB dalam keadaan aman, tertib, lancar, dan kondusif. (Yunie)

https://beritanusantara.news/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260501-WA0000.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.