Sulis Warga Banjar Agung di Ancam Dengan Senjata Api Oleh Anak Kades 

oleh -22 Dilihat
banner 468x60

OKU SELATAN, BERITANUSANTARA.NEWS — Belum selesai kasus asusila yang di duga menimpa Oknum Kades AM, sudah menambah kasus penodongan pistol oleh anak kandungnya. Peristiwa tragis hampir merenggut korban nyawa di Desa Banjar Agung Kecamatan Buay Rawan Kabupaten OKU Selatan. Kejadian tepatnya Kamis sekira pukul 18.30 wib (9/04/2026), di rumah Korban Mat Nur. Korban Sulis merupakan sepupu korban, perbuatan asusila bernama Kasih (17) yang sedang di tangani Unit PPA Polres OKU Selatan.

.

banner 336x280

Korban penodongan pistol bernama Sulis (20th) anak Mat Nur, warga Banjar Agung, Kecamatan Buay Rawan mengungkapkan bahwa, peristiwa bermula seusai maghrib di rumah Mat Nur, orang tua Sulis kedatangan tamu tak di undang, serombongan Kades Alimudin mendatangi rumah Mat Nur bersama istri kades, anak dan perangkat desa berjumlah 6 orang.

.

Korban Sulis menuturkan, bahwa dirinya di ancam senjata api pistol oleh anak Kades Kades Alimudin berinisial FR di halaman rumah korban.

.

Korban Sulis mengungkapkan, peristiwa tersebut bermula dari datangnya Kades dan Istrinya serta beberapa warganya ke rumah orang tuanya.

.

Menurut Mat Nur Orang tua Sulis di ungkapkan, Kades dan Istrinya di dampingi warganya masuk rumahnya selepas maghrib. Kades Banjar Agung menyampaikan bahwa dirinya datang selaku Kepala Desa bukan untuk mengaku salah.

.

“Nyak ratong selaku Kepala Desa nyak Haga kilu maaf, ain nyak Haga ngaku salah. Madaki niku wargaku Mak ku tegor,”tegas Alimudin.

.

Kemudian Mat Nur berdiri dan langsung ke Dapur, dan keluarga Mat Nur langsung berteriak untuk menghalangi Mat Nur untuk menemui Kades. Anak Mat Nur meminta Kades untuk segera pergi dari rumah mereka.

.

Beberapa saat dari Kades dan Istrinya, anak Mat Nur bernama Sulis ke depan rumah, ternyata anak Kades bernama FR sudah di depan rumah dengan mengacungkan pistol ke arah Sulis.

.

Keluarga Korban Hairul Asnawi (55th) menyampaikan, kami minta kepada Aparat Penegak Hukum untuk menegakkan hukum yang berlaku.

.
“Kepada aparat Kepolisian kami meminta untuk segera mengamankan anak oknum kepala desa tersebut,” tegasnya.

.

Sirin ( 41th) warga Banjar Agung mengungkapkan kepada Wartawan, Bahwa pernah melihat Kepala Desa Alimudin menunjukkan pistol kepada dirinya. Pada saat itu Kades meminta kepada Sirin untuk tidak memberitahukan kepada orang banyak. “Dang niku abor-aborko nyak wat senpi sa Long” menirukan kata-kata Alimudin beberapa yang waktu lalu.

.

Kasatreskrim Polres OKU Selatan AKP Aston Sinaga ketika di konfirmasi via Whatshap mengungkapkan, “benar ada warga datang ke Reskrim melaporkan peristiwa tersebut, namun saya blum kroscek kebenarannya ,sebab saya lagi di Palembang ada giat di Polda,” terangnya. (TIM)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.