WABUP OKU SELATAN TINJAU SUMBER MATA AIR JERNIH DI SINDANG DANAU, DORONG PENGELOLAAN AIR MINUM DAERAH

oleh -46 Dilihat
Oplus_16908288
banner 468x60

SINDANG DANAU,Beritanusantara.news – Wakil Bupati Ogan Komering Ulu Selatan, Drs. H. Misnadi, M.M., M.Si., meninjau langsung sumber mata air jernih yang berada di Desa Pematang Danau, Kecamatan Sindang Danau, Selasa (14/01/2026).

Peninjauan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk menindaklanjuti potensi pengelolaan sumber air tersebut sebagai bahan baku air minum kemasan milik pemerintah daerah. Dalam keterangannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa mata air tersebut memiliki kualitas yang sangat baik dan telah lama dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari.

banner 336x280

“Dari hasil peninjauan, air ini benar-benar bersih dan berasal dari mata air alami. Banyak masyarakat yang telah mengonsumsinya langsung. Ke depan, kita akan melakukan penelitian dan uji kualitas air serta konsultasi teknis agar pengelolaannya bisa dilakukan secara profesional,” ujar H. Misnadi.

Ia menambahkan, apabila seluruh persyaratan teknis dan administrasi terpenuhi, pengelolaan air minum kemasan ini akan dikembangkan melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kabupaten OKU Selatan sehingga memberikan nilai tambah ekonomi bagi daerah dan masyarakat sekitar.

“Kami juga meminta agar pendataan dan kelengkapan administrasi, termasuk status lahan di sekitar sumber mata air, segera dipersiapkan. Ini penting agar proses pengelolaan dapat berjalan sesuai ketentuan dan berkelanjutan,” tegasnya.

Kegiatan peninjauan ini turut dihadiri Anggota DPRD Dapil IV, Ketua GOW, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Nakertrans, Kasat Pol PP, Camat Sindang Danau, serta para Kepala Desa se-Kecamatan Sindang Danau, yakni Kades Muara Sindang Tengah, Muara Sindang Ilir, Pematang Danau, Ulu Danau, Watas, Tanjung Harapan, dan Tebat Layang. (Yunie)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.